Minggu, 16 Juni 2013

Sering Macet, Jalan Rusak di Bandung Mesti Diperhatikan

Kondisi Lalu Lintas di Depan Alun-Alun Bandung, Minggu (16/6). (Foto: Abdu Faisal)
Oleh: Abdu Faisal
BANDUNG, FOKUSJabar.com: Pemandangan seperti ini pasti sering Anda lihat seperti yang terlihat hari ini, Minggu (16/6). Seiring pertambahan jumlah penduduk, jumlah volume kendaraan pun mengalami peningkatan. Luas Bandung yang hanya sekitar 16.730 hektar seolah tak mampu lagi menahan laju pergerakan penduduknya, akibatnya kemacetan hampir tiap hari terjadi.


Ditambah lagi dengan kesemrawutan kota, bisa karena sarana jalan yang rusak ataupun kesadaran berlalu-lintas yang rendah. Tentu ini menjadi tantangan besar bagi calon pemimpin kota Bandung terutama menjelang Pemilu Bandung Raya 23 Juni nanti.

Jalan Rusak di Bandung. (Foto: Abdu Faisal)
Hal yang penting sekali untuk diperhatikan adalah sarana jalan. Baru-baru ini seorang pengguna motor bernama Nina Karlina (47) terlindas ban mobil setelah terperosok lubang di Komplek Mekarwangi Bandung. Kasus ini menambah daftar korban kecelakaan disebabkan jalan berlubang di kota Bandung.

Anehnya, jalan di kota Bandung masih saja ada yang rusak. Seperti kerusakan di jalan Gedebage menuju jalan Derwati, imbasnya arus lalu-lintas disana pagi tadi padat merayap. “Intinya sekarang itu mau kemana-mana pasti macet,” kata Uzy Fauziah, mahasiswi UPI jurusan Fisika yang saat diwawancara sedang melakukan perjalanan ke Cirebon. Ia juga bersedih karena pemerintah tak kunjung melakukan perbaikan meski sudah banyak jatuh korban. “Barusan juga ada truk yang terguling di Sumedang,” pungkasnya.

Menurut Kepala Bidang Perencanaan Dinas Bina Marga dan Pengairan Kota Bandung, Didi Ruswandi, melalui sambungan telepon Rabu (12/6) lalu, seperti dikutip dari berita FOKUSJabar.com, perbaikan jalan berlubang di kota Bandung mengalami keterhambatan karena cuaca tidak mendukung. “Curah hujan yang tinggi menjadi kendala bagi kami menyelesaikan proyek ini. Sebenarnya dari tanggal 10 Mei lalu juga sudah jalan, seperti di Bumi Asih sudah mulai diperbaiki,” kilahnya.

Sebagai informasi, anggaran untuk pembangunan dan perbaikan infrastruktur di Kota Bandung 2013, seperti dikutip dari FOKUSJabar.com edisi Senin, 24 Desember 2012, mencapai angka Rp 600 – 700 miliar. Jumlah itu meningkat tiga kali lipat dari angka tahun lalu yang hanya Rp 200 miliar.

“Kewenangannya sudah di tangan developer untuk proyek perbaikan 340 paket ruas jalan yang rusak,” kata Didi mengakhiri.

Tidak ada komentar: